Selasa, 30 Desember 2008

Susah Koneksi Java ke database???? Siapa bilang!!!!!

Beberapa orang yang sedang belajar java mengeluh tentang koneksi java ke database. Kebanyakan dari mereka mengeluh tentang susahnya melakukan koneksi, setting, dan macem-macem lagi deh alasannya.

Itu wajar sayapun mengalaminya waktu pertama kali mempelajari java. Sebenarnya melakukan koneksi dan setting database di java tidak susah.

Trus gimana dong???

Ikuti saja langkah berikut ini.

I. Sebelum melakukan koneksi
Tahap ini adalah tahap yang harus dilakukan sebelum kita mulai menuliskan kode untuk koneksi database.

Sebelum membuat program/aplikasi yang menggunakan koneksi database, terlebih dahulu kita lakukan hal-hal berikut:

1. Siapkan Driver untuk Database yang kita gunakan
Driver ini bisaanya disediakan oleh para pengembang database. Untuk mendownload nya silahkan download langsung di situs resminya.
Contoh: untuk driver MySQL bisa di dapatkan di :http://dev.mysql.com/

2. setelah drivernya kita dapatkan, maka langkah selanjutnya adalah setting classpath.
Pelajari lebih lanjut tentang setting classpath di sini: URL ubah Classpath.

3. setelah kedua langkah diatas dilakukan, lanjut ke bgian II.

II. Melakukan koneksi
Untuk melakukan koneksi ke database, sangat mudah. Hanya ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Berikut saya paparkan caranya.

Sebagai contoh saya menggunakan mysql (untuk database lain langkah-langkah yang harus dilakukan sama)

1. Load Driver Database.
Untuk melakukan hal ini gunakan syntax berikut:

Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”); // sesuaikan dengan driver databasenya


2. Koneksi dan Panggil URL databasenya.
Setelah driver databasenya ditentukan, pannggil URL databasenya:
Connection con=DriverManager.getConnection(url, user, password);

url : URL database
user : username database
password : password database

untuk mysql syntaknya dapat diubah menjadi sebagai berikut
Connection con=DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql:http://localhost/table_coba”, “root”, “blackonta”);

3. buat Statement
pada tahap in buat query yang nantinya akan di eksekusi oleh data base:
stmt = conn.createStatement(); // step 4


4. Eksekusi perintah (Bisaanya berupa Statement SQL)
rs = stmt.executeQuery("SELECT * FROM tabel02");


5. Proses Hasil
Pada tahap ini hasil yang di dapat bisa kita proses lebih lanjut, dapat langsung ditampilkan dengan System.out.println(); atau mau ditampilkan di Grid untuk GUI Interface

6. Tutup Koneksi.
Setelah didapatkan hasil yang diinginkan, tutup koneksinya:
stmt.close();
conn.close();

nah ini ada contoh lengkapnya:

---------------------------------------------------------
import java.sql.*;

public class koneksiDB {

public static void main(String[] args) {
Connection conn = null;
Statement stmt = null;
ResultSet rs = null;

try {
Class.forName("org.gjt.mm.mysql.Driver"); // Step 1
} catch (ClassNotFoundException cnfe) {
System.err.println(cnfe);
} catch (Exception E) {
E.printStackTrace();
} // end catch
try {
conn = DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost/coba","root","black");
stmt = conn.createStatement(); // step 4
rs = stmt.executeQuery("SELECT * FROM tabel02");
while (rs.next()) { // step 6
System.out.print(rs.getString("Nomer") + " ");
System.out.print(rs.getString("Judul") + " ");
System.out.print(rs.getString("Pengarang") + " ");
System.out.print(rs.getString("Penerbit") + " ");
System.out.print(rs.getString("harga") + " ");
System.out.println("Oke");
} // while
stmt.close();
conn.close();
} catch(SQLException sqle) {
System.err.println("SQLException : " + sqle.getMessage());
} // end cacth
}
}

---------------------------------------------------------

Cobain deh. Selamat mencoba.
read more...

Buat tombol cool dengan Java, Asik juga ya

Tombol dalam suatu aplikasi mejadi suatu hal yang wajib deh kayaknya. Soalnya hamper di tiap aplikasi pasti pake tombol. Nah sekarang saya mau coba beri sedikit tips membuat tombol yang menarik dengan java.

Kalau kita surfing di internet, buka situs ini, situ itu pernah dong ngeliat tampilan kayak gini:



Yup, Rollover button namanya. Tombol ini memberikan gambaran visual yang berbeda di setiap statenya, misalnya pada keadaan bisaa, keadaan Mouse over, dan lainnya. Membuat tombol seperti ini pada halaman web memang mudah, banyak aplikasi yang bisa kita gunakan untuk membantu. Tapi kalo aplikasi???? Bisa gak ya???.

Lagi lagi java punya solusi untuk yang satu ini. Pada class javax.swing.JButton mempunyai beberapa method yang bisa kita gunakan untuk membuat efek rollover seperti pada halaman web. Berikut method-method yang dapat kita gunakan:

setRolloverIcon(Icon);
setDisabledIcon(Icon);

pada postingan kali ini saya akan menunjukan pembuatannya.

Source code lengkapnya dapat kamu download disini.

Langkah pertama seperti bisaa buat sebuah class. Namanya terserah bebas lah pokonya.

-----------------------------------------------

import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.JButton;
import javax.swing.JLabel;
import javax.swing.ImageIcon;
import javax.swing.Icon;
import javax.swing.JOptionPane;
import java.awt.Container;
import java.awt.FlowLayout;
import java.awt.event.ActionEvent;
import java.awt.event.ActionListener;


public class TombolAsik extends JFrame{

...

}

-----------------------------------------------

Trus buat beberapa tombol :

-----------------------------------------------

tombol1=new JButton("Tombol Bisaa");
tombol2=new JButton("Tombol Rollover", icon0);
tombol3=new JButton("Disable", icon0);

-----------------------------------------------

Trus definisikan icon icon yang akan kita gunakan sebagai icon rollover:

-----------------------------------------------

Icon icon0=new ImageIcon("icon0.png");
Icon icon1=new ImageIcon("icon1.png");
Icon icon3=new ImageIcon("icond.png");

-----------------------------------------------

Perhatikan path icon yang digunakan, jika temen-temen membuat direktori tersendiri misalkan direktori “gambar” maka definisinya menjadi sebagai berikut:

-----------------------------------------------

Icon icon0=new ImageIcon("gambar/icon0.png");
Icon icon1=new ImageIcon("gambar/icon1.png");
Icon icon3=new ImageIcon("gambar/icond.png");

-----------------------------------------------

Nah trus kalau dah selesai compile trus run, jadi dehhhhh.
Kira-kira kaya gini jadinya



Nah sekarang coba deh tombolnya. Nih kaya gini jadinya:






Nah gampangkan??, kalo bingung download dulu kodenya trus pelajari lagi deh. Pengalaman saya sih lebih ngerti kalau langsung belajar dari kodenya. Nih url kodenya: SourceCode.
read more...

Masih error kalau koneksi ke database????? Coba deh setting Class Path nya

Masih suka mendapatkan pesan error gini kalo coba koneksi ke database

----------------------------------------------
java.lang.ClassNotFoundException: org.gjt.mm.mysql.Driver
SQLException : No suitable driver found for jdbc:mysql://localhost/coba
----------------------------------------------

Yup, mungkin temen-temen belom setting class pathnya

Waduuh gimana dong???
Gampaaaaang coba deh ikuti langkah langkah berikut:
1. Download driver databasenya trus extract pada directori tertentu, misal e:/driver



2. Klik kanan pada my computer kemudian pilih Properties -> kemudian pilih tab Advance -> Environment Variables



3. pada bagian System Variables, pilih path, kemudian tekan tombol edit:



4. tambahkan path driner yang tadi kita extract pada textedit. Ingat tambahkan ; (titik koma) sebelumnya (Jangan dihapus cukup di tambahkan).



5. nah sekarang klik ok trus tutup dialog properties. Sekarang coba deh

sebenarnya untuk IDE tertentu tidak melakukan hal ini karena dapat dilakukan dengan cara yang lebih mudah.
Untuk setting database pada Netbeans Baca: http://onta-programing.blogspot.com/2008/12/step-by-step-setting-database-di.html
Untuk setting database pada Eclipse Baca: http://onta-programing.blogspot.com/2008/12/setting-driver-database-di-eclipse.html

Ok deh Fren selamat mencoba...
read more...

Irit dalam penggunaan librari, membuat aplikasimu menjadi lebih cepat.

Kalo temen-temen perhatikan, disetiap kode yang blackonta buat selalu menyertakan import library yang panjang, kaya gini nih misalnya:

-----------------------------------------------

import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.JButton;
import javax.swing.JLabel;
import javax.swing.ImageIcon;
import javax.swing.Icon;
import javax.swing.JOptionPane;
import java.awt.Container;
import java.awt.FlowLayout;
import java.awt.event.ActionEvent;
import java.awt.event.ActionListener;

-----------------------------------------------

Koq mesti detail gitu sih, kan kode diatas bias ditulis lebih singkat. Memang kode diatas bias di tulis seperti ini:

-----------------------------------------------

import javax.swing.*;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;

-----------------------------------------------

Lebih singkatkan??,

Sepintas memang lebih singkat dalam penulisan kode, tapi dalam segi efektifitas penulisan kode di atas tidak efektif. Perhatikan beberapa tips berikut:
1. Gunakan Librari sesuai dengan yang digunakan pada aplikasi.
2. Jangan tertipu dengan sedikit banyaknya jumlah baris kode.
3. Jika kita merasa malas menulis banyak kode, kita dapat menggunakan tolls yang ada dan kebanyakan dari tool-tool ini gratis.

Trus bagaimana cara ngirit library teh?, kan susah soalnya library di import di awal program sedangkan aplikasi ditulis setelahnya???.

Gampang-gampang coba deh tips yang ini:
1. jangan dulu import library
2. tuliskan dulu aplikasi kemudian jika dibutuhkan Class tertentu baru deh masukan librarinya. Contoh: jika kita memerlukan JButton, baru masukan javax.swing.JButton; pada bagian atas program.

Bagi yang sedang belajar, ada baiknya memperhatikan hal ini. Karena ini akan berpengaruh pada kinerja dari aplikasi yang kita buat.

Cukup dulu yah tipsnya. Sebenarnya jika menggunakan IDE tertentu hal diatas sudah di akomodasi.
read more...

Setting Driver Database di Eclipse

Setting database merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan, terutama jika kita berencana membuat aplikasi yang menggunkakan database.

Nah kali ini saya coba sedikit berbagi yang saya ketahui.

Setting driver database pada eclipse tergolong mudah, ga percaya???? Ikuti langkah berikut ini:

1. langkah pertama adalah buat project baru. (pelajari cara buat project baru di eclipse di sini).
2. klik kanan pada project kemudian pilih properties.



3. setelah dialog terbuka, pilih java build path, kemudian pilih tab Libraries. Klik pada tombol Add External JARs.



4. Pilih driver yang di akan di gunakan



5. setelah itu maka akan tampak tambahan libraries baru pada dialog box.



6. satulahngkah lagi yang harus diingat, pilih tab Other and Export kemudian centang library baru tersebut. Klik OK



Lho buat apa dicentang????

Fungsinya adalah pada saat kita akan mendestribusikan hasil kerja kita maka otomatis eclipse akan menyertakan library yang kita centang ini. Yang gitu deh kira-kira.

Waktunya mencoba….

Sekarang siap deh untuk bekerja tanpa adlagi pesan error karena driver database yang dimaksud tidak ditemukan ata eror-eror lainnya.

Neeh contonya:



Ya udah sekarang saatnya untuk mencoba sendiri.
read more...

Buat project baru di Eclipse

Bagi temen temen yang udah tau, lewat aja postingan ini..

Membuat project baru di eclipse sangat mudah. Temen-temen bisa ikuti langkah langkah dibawah ini.
1. langkah pertama, pilih file -> new -> project atau dapat langsung memilih toolbar new project, tekan pada tanda panahnya kemudian pilih project


2. kemudian akan keluar dialog seperti dibawah ini



pilih path java kemudian java project. Tekan next

3. setelah itu kita akan di bawa menuju dialog yang satu ini



keterangan:
  1. Nama Project yang kita inginkan
  2. Folder Project, Jika memilih yang pertama maka folder project akan berada pada workspace. Jika memilih option yang kedua maka kita harus menentukan sendiri letak project.
  3. jika kita menginstal lebih dari 5 program java, atau jika dalam komputer kita terdapat dua atau lebih JRE yang terinstall, maka kita dapat memilih untuk menggunakan JRE versi yang kita sukai (setiap versi JRE mempunya kelebihan masing-masing).
  4. jika kita memilih option yang pertama maka file source dan file Class hasil kompilasi akan disatukan. Jika memilih yang kedua, maka sebaliknya.

4. klik next, maka kita akan dibawa menuju dialog yang satu ini,



dialog ini merupakan rincian detail project yang kita buat.

5. klik finish dan project kita telah di tambahkan kedalam workspace.



Yup segampang itu, selamat mencoba.
read more...

Sabtu, 27 Desember 2008

Buat Project Baru di Netbeans

Postingan ini mungkin bagi sebagian orang memang kurang menarik, tapi bagi yang pengen belajar java, terutama yang berniat menggunakan netbeans sebagi IDE, perlu baca deh kayaknya.

Ya udah kita mulai aja.

langkah peryama yang harus dilakukan adalah, buka netbeans IDE kemudian untuk membuat project baru lakukan langkah-langkah berikut:
1. pilih menu file-new project, atau bisa langsung pilih pada toolbar icon seperti di bawah ini


2. setelah itu akan muncul dialog box seperti gambar dibawah ini


pilih folder general pada bagian kiri kemudian pilih java application, jika kita ingin membuat program java. kemudian klik next.

3. Setelah itu akan muncul dialog box seperti gambar di bawah ini:


Pada project name, isikan nama projectnya, kali ini sayamenggunakan nama kalkulator, (saya akan membuat aplikasi kalkulator menggunakan java).

4. hilangkan ceklis pada Create main Class.
hal ini kita lakukan karena untuk main classnya sebaiknya kita buat dan tentukan nanti. kemudian klik finish

5. lalu tunggu sampai prosesnya selesai. biasanya akan muncul dialog berikut:


6. stelah prosesnya selesai, maka project baru telah dibuat. perhatikan pada panel sebelah kiri pada tab project:


NB. saya menggunakan Netbeans 5.5 pada saat buat ini, tapi pada netbeans yang baru, langkah-langkahnya sama.

Selamat mencoba.....
read more...

Senin, 15 Desember 2008

Lengkapi Aplikasimu dengan Tray Icon, Pasti lebih menarik. Mau tahu caranya???

Akhirnya saya bisa posting lagi neeh, setelah beberapa hari sibuk dengan urusan lain. Ok ok cukup basa basinya.
Temen-temen mungkin udah ga asing lagi denganyang satu ini:


Yup, TrayIcon, memang terkadang kita sering menginginkan Aplikasi yang kita buat dilengkapi dengan Tray icon, terlebih jika aplikasi yang kita buat nantinya akan digunakan terus-menerus (Ex. biling, dan aplikasi sejenisnya). Dengan TryIcon ini aplikasi yang dibuat akan tetap dapat berjalan tanpa menghabiskan banyak tempat di layer.
Tapi gimana buatnya????. Dalam postingan kali ini saya akan menunjukan cara membuat TrayIcon untuk java, untuk Delphi dan yang lainnya Insya Allah nyusul (Halo Sempet hehe).
Ok untuk membuat TrayIcon pada Java (Saya menggunakan JDK 6, untuk JDK versi sebelumnya saya belum coba :)), ada 3 konstruktor :
* TrayIcon(Image nama_image)
Membuat TrayIcon dengan nama_image sebagai Iconnya.

* TrayIcon(Image image, String tooltip)
Membuat TrayIcon dengan nama_image sebagai Iconnya, dan Ditambahkan Tooltip Sebagai Tambahan

* TrayIcon(Image image, String tooltip, PopupMenu popup)Membuat TrayIcon dengan nama_image sebagai Iconnya, kemudian di tambah tooltips, juga dengan konstruktor ini kita bisa menambahkan PopUp Menu.

SourceCode lengkap untuk postingan ini dapat di Download di sini.
Supaya lengkap kita akan menggunakan konstruktor yang ketiga sebagai project kali ini.
Supaya lebih menarik, saya membuat sebuah aplikasi untuk menampilkan TrayIcon, kemudian me-minimize frame (send to tray).




Untuk mebuat frame utama berikut kode yang saya gunakan:

...
win=new JFrame("Menampilkan TrayIcon");
win.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
...
win.getContentPane().add(panel);
win.pack();
win.setLocationRelativeTo(null);
win.show();
...


Kemudian kita buat sebuah button dan kita tambahkan actionListener pada tombol untuk membuat TrayIcon dan menyembunyikan frame.

JButton tombol1=new JButton("Sembunyikan Aplikasi & Tampilkan Tray Icon");
tombol1.addActionListener(new ActionListener(){
public void actionPerformed(ActionEvent ae){
tray=new TrayIcon(buatIcon("icon.png","Onta's Programing"), "Demo Tray Icon Powered By BlackOnta", buatMenu());
tray.addActionListener(new ActionListener(){
public void actionPerformed(ActionEvent ae){
win.setVisible(true);
SystemTray.getSystemTray().remove(tray);
}
});
try{
SystemTray.getSystemTray().add(tray);
win.setVisible(false);
}catch(Exception e){
System.err.println(e);
}
}
});


Perhatikan kode berikut:
tray=new TrayIcon(buatIcon("icon.png","Onta's Programing"), "Demo Tray Icon Powered By BlackOnta", buatMenu());

kode ini yang nantunya akan membuat TrayIcon, kemudian kode:

try{
SystemTray.getSystemTray().add(tray);
win.setVisible(false);
}catch(Exception e){
System.err.println(e);
}

Adalah untuk menempatkan TrayIcon yang kita buat kedalam SystemTray Sistem Operasi. Berikut tampilan dari TrayIcon yang kita buat.



Method buatMenu() pada kontruktor diatas kita bisa buat sesuai dengan keinginan kita. Dalam postingan kali ini, method tersebut saya buat seperti ini:
private static PopupMenu buatMenu(){
PopupMenu menu=new PopupMenu();
MenuItem mKeluar=new MenuItem("Keluar Aplikasi");
mKeluar.addActionListener(new ActionListener(){
public void actionPerformed(ActionEvent ae){
System.exit(0);
}
});

MenuItem mMuncul=new MenuItem("Tampilkan Aplikasi");
mMuncul.addActionListener(new ActionListener(){
public void actionPerformed(ActionEvent ae){
win.setVisible(true);
SystemTray.getSystemTray().remove(tray);
}
});
menu.add("Onta's Demo");
menu.add(mMuncul);
menu.add(mKeluar);
return menu;
}

Berikut hasil dari menu diatas




Yup. Beres, tinggal dicoba deh, maaf kalau cara ngejelasinnya kuranng bisa di mengerti, dimaklumin aja deh. Kalo ada yang masih bingung tanyain aja langsung, isi di komentar :).
read more...

Jumat, 12 Desember 2008

Dua tips untuk membuat Frame Java berada di tengah-tengah layar, tinggal pilih aja!!!

Kita sering bingung membuat form berada di tengah-tengah layar. Atau kita sering merasa ribet untuk membuat form berada di tengah-tengah layar.



Ok langsung aja ke pokok bahasannya ya. Saya punya dua tips yang bisa kita lakukan.

1. Untuk form yang di pack sebelum di tampilkan.
Artinya, kita tidak melakukan pengaturan ukuran frame. Dengan begitu, ukuran Frame akan dilakukan Otomatis mengikuti isi, atau Container yang ada di dalamnya. Untuk yang satu ini kita bisa membedakannya dari adanya method pack() sebelum form di tampilkan.
Contoh:
. . .
frame.pack();
frame.show();
. . .

Untuk membuat frame ini berada di tenah layar kita sebaiknya menggunakan method setLocationRelativeTo() setelah method pack();Contoh:

. . .
frame.pack();
frame. setLocationRelativeTo(null);
frame.show();
. . .

Null pada method setLocationRelativeTo() akan membuat frame berada pada tengah layar. Tapi jangan gunakan method setLocationRelativeTo() untuk frame yang kita set ukurannya. Lho kenapa Bosss, karena biasanya pada sebagian kasus, letaknya tidak benar-benar berada di tengah-tengah layar.
Trus gimana donk????, kita bisa menggunakan cara yang ke dua.

2. Untuk form dengan ukuran form yang ditentukan.Biasanya kita menginginkan ukuran tertentu pada frame yang kita buat. Misal:

. . .
frame.setSize(200,400);
frame.setVisible(true);
. . .

Untuk yang ini kita bisa buat sebuah method baru supaya nantinya kita bias gunakan untuk frame-frame yang lain.

public void setTengah(JFrame f){
Dimension ukuranLayar=Toolkit.getDefaultToolkit().getScreenSize();
int lebar = f.getSize().width;
int tinggi = f.getSize().height;
int posisiX = (ukuranLayar.width- lebar)/2;
int posisiY = (ukuranLayar.height- tinggi)/2;
f.setLocation(posisiX, posisiY);
}

Here we go penjelasannya,
Dimension ukuranLayar=Toolkit.getDefaultToolkit().getScreenSize();
Adalah baris program yang digunakan untuk mengambil ukuran layar, lalu kemudian baris kode

window.setLocation(posisiX, posisiY);

kita gunakan untuk menempatkan frame pada posisi tepat ditengah tengah layar.Trus bagaimana menggunakannya????? Gampang bos, Contoh:

JFrame win=new JFrame(“Coba-Coba”);
...
setTengah(win);
...

Ya udah, coba dulu, kalo ada yang sulit atau kesulitan Tanya langsung ya. Jangan lupa kasih tanggapannya ya. Moga manfaat
read more...

Rabu, 10 Desember 2008

Memodifikasi Child pada JTree menggunakan PopUp, Ternyata gampang juga ya!!!!

Membuat Jtree pada Java memang tidak semudah membuat Tree pada Delphi atau Visual Basic. Tapi jangan salah, JTree mempunyai kelebihan yang tersembunyi. Selain dapat digunakan sebagai folder explorer, JTree dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Misalnya menampilkan user aktif, explore file, ataupun kepentingan lainnya sesuai dengan aplikasi yang kita buat.

Sebelum mulai download SoerceCodenya disini.
Untuk membuat JTree sangat mudah, konstruktor defaultnya adalah:

treeInduk=new DefaultMutableTreeNode("Node Induk", true);
tree1=new DefaultMutableTreeNode("Node ke 1");
tree2=new DefaultMutableTreeNode("Node ke 2");

tree3=new DefaultMutableTreeNode("Node ke 2");

treeInduk.add(tree1);
tree2.add(tree3);
treeInduk.add(tree2);


konstruktor diatas dapat kita muat kedalam sebuah Container. Contoh:
JScrollPane pane=new JScrollPane((JTree) treeInduk);

Kode diatas akan membuat sebuah JPanel dengan Jtree didalamnya. Lihat Gambar



Sekarang, untuk menambahkan Even pada JTree kita akan menggunakan mouse listener sebagai berikut.

treeInduk.addMouseListener(new MouseAdapter(){
public void mouseReleased(MouseEvent me){
if(me.isPopupTrigger()){
popUp.show((javax.swing.JComponent) me.getSource(), me.getX(),me.getY());

}
}
});


Popup yang dimunculkan pada Even diatas, sebelumnya dibangun dengan konstruktor sebagai berikut:

popUp=new JPopupMenu();
menu=new JMenuItem("BlackOnta PopUp Menu");

popUp.add(menu);
popUp=new JPopupMenu();
menu=new JMenuItem("Tambah Child Tree");
menu.addActionListener(this);
menu.setActionCommand("tambah");
popUp.add(menu);

menu=new JMenuItem("Hapus Child Node");

menu.addActionListener(this);
menu.setActionCommand("hapus");
popUp.add(menu);

popUp.setOpaque(true);
popUp.setLightWeightPopupEnabled(true);


Nah Pusing ya????? Tenang tenang, siapkan dulu secangkir kopi trus tarik nafas yang dalam.

Sekarang kita lanjutkan.

Trus Black, gimana modifikasi Childnya??????
Tenang tenang, untuk modifikasi Child (tambah/hapus Child), bisa digunakan perintah berikut:
Tambah Child:
treeInduk.add(tree2);



Hasil


Hapus Child:
treeInduk.remove(tree2);



Hasil




Eit tunggu dulu belum selesai, untuk dapat mempilkan perubahan, JTree harus di buat Ulang (Re-Paint). Ada banyak cara sih tapi saya membaca dalam sebuah artikel cara mudah untuk me-repain JTree. Neeh:
((javax.swing.tree.DefaultTreeModel)this.getModel()).nodeStructureChanged((javax.swing.tree.TreeNode)tree1);

Source code lengkapnya download aja ya disini, soalnya kalo di tulis disini kepanjangan. Ok Boss Moga Bermanfaat. Kalo ada pertanyaan Silahklan Langsung tanyakan, dengan ngisi komentar.
read more...

Rabu, 03 Desember 2008

Eclipse, sebuah tools java developer yang lagi-lagi Gratis, tis tis. Mau???

Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent). Menurut beberapa kalangan, Eclipse adalah salah konsorsium Java terbesar didunia, dengan produk unggulan bernama Eclipse IDE, yang merupakan projek US$ 40 juta.

Cukup ya intronya, Keterangan lebih luas tentang Eclipse dapat dilihat Disitus resminya. Sekarang yang ingin saya tujukan adalah penggunaan dan cara pengoperasian Eclips pada Tahap awal penggunaanya.

Mengoperasikan Eclipse sangat mudah, kita tidak perlu menginstall, ini itu. Tinggal Extract, trus panggil deh Eclipse nya. Berikut Screenshot dari Eclipse.



Jika kita baru pertama kali menggunakan Eclipse, maka akan muncul sebuah dialogBox yang menanyakan tentang Workspace.



Disini kita harus menentukan Workspace dimana kita nantinya akan mengerjakan project java kita.
Beginilah tampilan utama Eclipse.



Satuhal yang perlu diperhatikan sebelum kita mulai menggunakan Eclipse ini adalah, ada baiknya kita mengatur terlebih dahulu tampilan Eclipse agar kita merasa nyaman dalam mengerjakan project. Berikut tampilan yang saya sarankan bagi temen-temen yang berniat menggunakan Eclipse sebagai tools dalam pengembangan project java.


Dengan layout diatas, kita akan memiliki tampilan yang luas, dan simple, sehingga kita akan mudah dalam memeriksa hasil pekerjaan kita.

Untuk merubah tampilan Eclipse tidaklah sulit, kita dapat lakukan dengan melakukan Drag dan Drop setiap jendela/Window/Palet. Lalu kita Simpan Setting tampilan tersebut. Caranya adalah Pilih Menu Window -> Save Perspective As.



Untuk Membuka Tampilan yang telah dibuat tadi, kita dapat lakukan dengan cara pilih menu Window -> Open Perspective -> Other.


Ok Sekian dulu, cape juga ngetik trus print screen, lagi lagi dan lagi :). Disambung lain kali. Moga Bermanfaat.
read more...

Senin, 01 Desember 2008

Step by step Setting Database di NetBeans IDE 6.0.1

Melakukan kofigurasi database pada NetBeans sangat mudah. Berikut ini saya akan jelaskan step by Step pengaturan Setting data base pada NetBeans. yang akan saya tunjukan pada postingan kali ini adalah seting database untuk MySql. Tapi jangan khawatir, karena setting Database yang lainnya tidak jauh berbeda.

- Pilih tab Sercice pada tampilan utama pada Netbeans



- klik tanda + pada folder Driver Kemudian Klik kanan pada Database yang akan digunakan. Sebagai contoh saya pilih MySQL. Pilih Connect Using


- Akan keluar sebuah dialog Box kemudian Isi Form-form yang diberikan
Name : Biarkan Default
Driver : Biarkan Default
Database URL : Gantikan / dengan Host Database, Port, dan nama database
Port dan DB opsional, artinya tidak jadi masalah walaupun kita tidak memasukan no port dan nama databsenya. User Name : Username MySQL
Password : Password MySQL



tekan Ok, maka akan dilakukan proses. jika informasi yang anda berikan benar, maka koneksi akan Establish.



setelah proses dilakukan, maka akan satu koneksi akan ditambahkan pada tab service.



Sampai disini seting data base telah dikakukan. untuk mematikan atau menghidupkan koneksi, dapat kita lakukan dengan cara: Klik kanan pada koneksi yang telah kita buat, lalu pilih Connect atau Disconnect.



Dengan netbeans, kita dapat melakukan perintah SQL langsung. caranya Klik kanan pada koneksi yang telah kita buat, lalu pilih Connect, setelah connect, kemudian Klik Kanan kembali dan pilih Execute Command


Ni dia hasilnya



Ok sekian dulu untuk postingan kali ini, kalo ada pertanyaan, tanyakan dalam komentar.
read more...

Java mempunya pilihan tampilan yang menarik. Ga Percaya Baca yang ini

Java menyediakan berbagai macam pilihan Tampilan atau yang lebih dikenal dengan LookAndFeel. Beberapa diantaranya adalah:
- Metal
- Motif
- Windows.

untuk menentukan penggunaan LookAndFeel, kita dapat menggunakan konstruktor sebagai berikut:


UIManager.setLookAndFeel(Nama_LookAndFeel);

namun untuk menghindari error, pengunaan syntax diatas harus di dalam blok try catch. Hal ini dikarenakan ada kemungkinan LoogAndFeel yang kita set tidak support atau tidak terinstal pada Sistem Operasi. (Sebagai pengingat: java merupakan bahasa pemograman multi FlatForm). Jadi kodenya menjadi Berikut:

try{
UIManager.setLookAndFeel(Nama_LookAndFeel);
}catch(Exception e){
e.printStackTrace();
}


Dengan menggunakan blok try catch, maka program tidak akan berhenti/di terminasi jika LookAndFeel yang kita set tida di Support. sebagi gantinya java akan menggunakan LookAndFeel Default.

saya membuat program demo untuk memperlihatkan kerja dari penggunaan LookAndFeel ini. Anda dapat mendownload Sourcecode kemudian mempelajarinya. Download di Sini.
Berikut ScreenShoot dari program yang dibuat. untuk merubah LookAndFeel gunakan ComboBox.


Motif


Metal



windows

Moga Bermanfaat.
read more...