Tampilkan postingan dengan label Basic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Basic. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Agustus 2009

Nice Java Ebook

Woi java Lover's, kemarin saya buka buka file lama, eeh ternyata ada beberapa tutorial java yang menarik. Ebook ini saya dapatkan dari JENI. Sangat bagus untuk yang pengen belajar java. Download aja ebooknya.
Ebook Part 1
Ebook Part 2
Ebook Part 3
Ebook Part 4

Pokoknya Lengkap Brow. Sok lah Download Aja
read more...

Minggu, 01 Februari 2009

Menyesuaikan Lebar Kolom JTable Secara Manual?, Ga Janji dehh, mending yang Otomatis!!!!

Apa yang paling menyebalkan saat membuat Tabel di Java? Yup menyesuaikan lebar kolom. Secata default, java akan membagi rata lebar tabel dengan jumlah kolom yang ada. Misalnya, terdapat 5 kolom maka lebar setiap kolom akan menjadi 20% dari keseluruhan lebar kolom.
Sebenarnya, Kita dapat menggunakan method:
setPreferredWidth(lebar_kolom);

untuk menyesuaikan kolom, tapi kemudian semua ini akan terasa menyebalkan ketika kita harus mengatur lebar kolom satu per satu untuk setiap kolomnya. Bayangkan jika kita mempunyai 10 tabel dengan banyak kolom didalamnya, yup akan terasa menjengkelkan.


Kenapa tidak kita buat saja class yang dapat mengatur lebar kolom yang otomatis menyesuaikan dengan lebar isi??.


Ok, idenya kayak gini:

Kita akan buat sebuah class yang nantinya class ini akan mempunyai behaviour berikut:
  1. Menghitung jumlah kolom yang ada, dengan mengambil model kolom dengan method getColumnModel();

  2. Class ini akan menghitung lebar maksimal dari isi tabel di tiap kolom, kemudian menjadiknnya sebagai lebar kolom. Misal untuk tabel diatas, class akan mencari isi tabel paling panjang untuk kolom nama, kemudian setelah selesai, maka class akan menjadikannya sebagai lebar dari kolom nama.

Ok, sekarang kita mulai.Pertama, buat sebuah class (namanya terserah), kemudian buat sebuah method di dalamnya,

public void buatKolomSesuai(JTable t){
// isi kolom
}


Kedua, ambil model kolom dari tabel
TableColumnModel modelKolom=t.getColumnModel();


Ketiga, Cari lebar maksimam dari tiap kolom, dan jadikan sebagai lebar kolom dengan method setPreferredWidth(lebar_kolom);


for(int kol=0; kol <>
int lebarKolomMax=0;
for(int baris=0;baris
TableCellRenderer rend=t.getCellRenderer(baris,kol);
Object nilaiTablel=t.getValueAt(baris,kol);
Component comp=rend.getTableCellRendererComponent(t,nilaiTablel,false,false,baris,kol);
lebarKolomMax=Math.max(comp.getPreferredSize().width,lebarKolomMax);
}//akhir for baris
TableColumn kolom=modelKolom.getColumn(kol);
kolom.setPreferredWidth(lebarKolomMax);
}//akhir for kolom
}

Yup, tiga langkah sederhana untuk membuat tabel, dengan lebar kolom yang sudah di sesuaikan.

Berhasil gak neh?

Kita buktikan:
Buat sebuah class untuk menampilkan sebuah tabel. (yang punya Netbeans, pake aja, biar gak pusing bikin tabelnya :)).

Buat sebuah tabel trus isi deh tabelnya dengan data yang temen-temen inginkan. Yup, setelah tabelnya di instansiasi kemudian implementasikan classnya:Nih code lengkapnya:


Jreng-jreng........................... hasilnya:




Selamat mencoba ................................... and keep trying.
read more...

Selasa, 20 Januari 2009

Ada JProgressBar, ada JProgressMonitor, Trus Apa donk Bedanya, Mau tau????

Ada satu lagi komponen swing yang berkaitan dengan progress bar, yaitu Progress Monitor, Waduuhh apalagi tuhh??.

Yup sama seperti JProgressbar namun JProgressMonitor berbentuk sebuah dialogBox. Masih Bingung???

Singkatnya, untuk membuat sebiah dialog box dengan menggunakan JProgressbar, maka kita harus membuat sebuag frame atau dialog, kemudian menambahkan komponen JProgressbar, tapi kalau kita menggunakan JProgressMonitor kita akan langsung dibuatkan sebuah dialog dengan progresBar didalamnya.

Untuk membuat JprogressMonitor gampang banget. Konstruktor utamanya adalah sebagai berikut:

ProgressMonitor pMon = new ProgressMonitor(Komponen_induk, "judul_dialog", "String_tampilan_JProgressMonitor", nilai_min, nilai_max);

Contoh
ProgressMonitor pMon = new ProgressMonitor(null, "Contoh Dialog", "Mulai . . .", 0, 100);

Yaa supaya bisa dilihat hasilnya, buat dulu sebuah JFrame sebagai framenya. Sourcenya lumayan panjang kalau di tampilkan di sini Download aja yah di sini.
Kayak gini hasilnya:



Yup Semoga membantu.

read more...

Minggu, 18 Januari 2009

The Making of ProgressBar (Simple Case)

Yup, Progress bar biasanya digunakan untuk mengetahui perkembangan suatu proses dalam aplikasi yang di buat. Dalam windows, kita yang sering kita lihat adalah progress bar copying, deleting dll.



Yup, kayak gambar diatas.

Sekarang, bagaimana menambahkan progress bar pada aplikasi yang kita buat????

Gampang, dalam postingan kali ini saya akan menunjukan penggunaan progress bar secara sederhana.

Dalam java, Progress bar terdapat dalam package javax.swing. jadi, untuk dapat membuat Progress bar maka kita perlu mengimport library javax.swing.JProgressBar.
Berikut konstruktor dari JProgressBar:
JProgressBar prog=new JProgressBar(nilai_min, nilai_max);
Nilai_min adalah nilai minimum dari progresbar, dan sebaliknya nilai_max adalah nilai maxsimum dari progresbar.
Ya kurang lebih kayak ginilah:



Ok deh cukup penjelasannya neeh Source code contoh aplikasi sederhananya.

import java.awt.*;
import java.awt.event.*;

import javax.swing.*;

public class ContohProgresBar extends JFrame {

JProgressBar prodMon;
Thread runner;
int nilai = 0;

public ContohProgresBar() {

super("Progress");
setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
JPanel pane = new JPanel();
pane.setLayout(new BorderLayout());
prodMon = new JProgressBar(0, 2000);
prodMon.setValue(0);

prodMon.setToolTipText("Aplikasi akan menutup sendiri jika progress selesai");

prodMon.setStringPainted(true);

pane.add(new JLabel("<HTML >Progress Monitor Demo <sup>By BlackOnta</sup></HTML >");
BorderLayout.NORTH);
pane.add(prodMon, BorderLayout.CENTER); setContentPane(pane);
}

public void iterate() {
while (nilai <>
prodMon.setValue(nilai);

try { Thread.sleep(1000);
} catch (InterruptedException e) { }
nilai += 95;
}
System.exit(0);
}

public static void main(String[] arguments) {

try{

javax.swing.UIManager.setLookAndFeel(javax.swing.UIManager.getSystemLookAndFeelClassName());
}catch(Exception e){
e.printStackTrace();

}
ContohProgresBar win = new ContohProgresBar();
win.pack();

win.setLocationRelativeTo(null);
win.setVisible(true); win.iterate();
}

}

read more...

Rabu, 07 Januari 2009

Tau gak menggunakan hak akses di Java??? Kalo belum baca yang ini.

Bahasan tentang hak akses ini merupakan hal yang wajib dipelajari, jika temen-temen berniat serus dalam mempelajari java.

Lho kenapa???

Alasannya adalah hal ini nantinya akan kita perlukan dalam membatasi hak akses penggunaan variable atau atribut. Atribut itu sendiri adalah variabel global yang dimilki sebuah kelas/

Ok langsung aja.Dalam java terdapat beberapa tipe akses yang diberikan. Nah sekarang kita bahas satu persatu.

Private

Izin akses private pada sebuah atribut biasanya digunakan oleh sebuah kelas untuk melindungi atribut-atributnya agar tidak dapat diakses oleh kelas lain. Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai private hanya dapat diakses secara langsung oleh kelas yang membungkusnya, sedangakan kelas lainnya tidak dapat mengakses atribut ini secara langsung, misalkan kelas sebagai berikut:

class VarPrivate{
private String var1;
private int var2;
VarPrivate() {
// constructor
}
}

maka yang dapat mengakses var1 dan var2 hanyalah kelas varPrivate sehingga jika sebuah kelas class2 di dalamnya mempunyai kode sebagai berikut:
VarPrivate e = new VarPrivate();

maka pengaksesan e.var1 tidak dizinkan pada kelas class2. Agar isi dari sebuah atribut private dapat diakses oleh kelas lain dapat dibuat sebuah metode yang mengembalikan nilai atribut itu, misalnya sebagai berikut:
public String getVar1(){
Return var1;
}

sehingga kelas lain akan mengakses atribut next pada kelas Elemen dengan kodeString n = e. getVar1();

Public

Izin akses public sebuah kelas, jika sebuah atribut diperbolehkan diakses secara langsung oleh kelas lain. Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai public dapat diakses secara langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya, misalkan pada kelas CobPublic sebagai berikut:
class CobPublic{
public String var1;
CobPublic(){
//constructor
}
}


maka atribut var1 dapat diakses secara langsung oleh kelas lain, misalkan dengan kode:
String e = new CobPublic();
e.var1 = “Coba”;

Jika sebuah atribut tidak ditulis izin aksesnya misalkan hanya ditulis String var2, maka interpreter Java akan menganggap atribut var2 mempunyai izin akses public.

Protected

Izin akses protected sebuah atribut biasanya digunakan oleh sebuah kelas, jika sebuah atribut diperbolehkan diakses secara langsung oleh kelas lain yang merupakan kelas turunannya (inheritance). Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai protected tidak dapat diakses secara langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya, kecuali kelas yang mengaksesnya adalah kelas turunan dari kelas yang membungkusnya, misalkan pada kelas Elemen sebagai berikut:
class CobaProtected{
protected String var1;
protected int var2;
CobaProtected() {
//constructor
}
}
Maka atribut var1 dan var2 dapat diakses secara langsung oleh kelas lain yang merupakan turunan kelas CobaProtected.
Izin akses protected dimaksudkan untuk melindungi atribut agar tidak diakses secara langsung oleh sembarang kelas lain, namun diizinkan diakses secara langsung oleh kelas turunannya.
Ok boss Moga Bermanfaat
read more...

Belajar system pewarisan atau inheritance di java?? Penting lho….

Sama halnya dengan pewarisan pada manusia, pewarisan pada java meupakan penurunan sifat pada suatu class pada class lainnya.Inheritance atau pewarisan pada pemrograman berorientasi objek merupakan suatu hubungan dua buah kelas atau lebih. Dalam hal ini ada kelas yang memiliki atribut dan metode yang sama dengan kelas lainnya beserta atribut dan metode tambahan yang merupakan sifat khusus kelas yang menjadi turunannya. Sebagai contoh, misalkan ada sebuah kelas Kotak yang mempunyai kelas turunan Kotak3D:
class Kotak{
private integer panjang;
private integer lebar;
Kotak(){

panjang = 0;
lebar = 0;
}
public integer getPanjang(){

return panjang;
}
public integer getLebar(){
return lebar;
}
}
class Kotak3D extends Kotak{

private integer tinggi;
Kotak3D(){
tinggi = 0;
}
public integer getZ(){

return lebar;
}
}

Keterkaitan antara kelas Kotak dan Kotak3D adalah kelas Kotak3D merupakan kelas turunan dari kelas Kotak. Dalam hal ini kelas Kotak disebut dengan kelas dasar atau super class atau base class sedangkan kelas Kotak3D disebut sebagai kelas turunan atau derived class atau subclass.Pada contoh di atas, ketika kelas Kotak3D dibuat objeknya maka objek tersebut dapat menggunakan metode yang ada pada kelas Kotak walau pada kode programnya metode itu tidak dituliskan, misalkan sebagai berikut:
Kotak3D p = new Kotak3D();
integer x = p.getPanjang();
integer y = p.getLebar();
integer z = p.getTinggi();

Keuntungan dari pewarisan adalah tidak perlu mengutak-atik kode kelas yang membutuhkan tambahan atribut atau metode saja, karena tinggal membuat kelas turunannya tanpa harus mengubah kode kelas dasarnya.

Kelas dasar akan mewariskan semua atribut dan kodenya kecuali konstruktor dan destruktor yang memiliki izin akses public dan protected ke kelas turunannya dengan izin akses yang sama dengan pada kelas dasar.Ketika sebuah kelas turunan dibuat objeknya saat eksekusi, maka secara implisit konstruktor kelas dasar dipanggil terlebih dahulu baru kemudian konstruktor kelas turunan dijalankan. Begitu juga saat objek dimusnahkan maka secara destruktor kelas turunan akan dijalankan baru kemudian destruktor kelas dasar dijalankan.
read more...

Back To Basic

Bagi temen-temen yang berpendapat bahasan ini sudah basi untuk di baca, yaaaa lewat aja deh :).Yup ini adalah beberapa keterangan mendasar tentang pemrograman Java. Ini saya sadur dari beberapa artikel lain. Keterangan lebih lanjut dapat di lihat di java.sun.com. cari deh semua keterangan lengkapnya.Menurut beberapa sumber, Java2 adalah generasi kedua dari Java platform (generasi awalnya adalah Java Development Kit). Java berdiri di atas sebuah mesin interpreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca bytecode dalam file .class dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Oleh karena itu, bahasa Java disebut sebagai bahasa pemrograman yang portable karena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, asalkan pada sistem operasi tersebut terdapat JVM.Platform Java terdiri dari kumpulan library, JVM, kelas- kelas loader yang dipaket dalam sebuah lingkungan rutin Java, dan sebuah compiler, debuger, dan perangkat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK). Java2 adalah generasi yang sekarang sedang berkembang dari platform Java. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka file dengan ekstensi ''.java'' harus dikompilasi menjadi file bytecode. Untuk menjalankan bytecode tersebut dibutuhkan JRE ( Java Runtime Environment) yang memungkinkan pemakai untuk menjalankan program Java, hanya menjalankan, tidak untuk membuat kode baru lagi. JRE berisi JVM dan library Java yang digunakan.Platform Java memiliki tiga buah edisi yang berbeda, yaitu J2EE (Java2 Enterprose Edition), J2ME (Java2 Micro Edition) dan J2SE (Java2 Second Edition). J2EE adalah kelompok dari beberapa API (Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE sering dianggap sebagai middleware atau teknologi yang berjalan di server, namun sebenarnya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu. Faktanya J2EE juga mencakup teknologi yang dapat digunakan di semua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dari rutin standar untuk aplikasi klien maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser. J2SE adalah lingkungan dasar dari Java, sedangkan J2ME merupakan edisi library yang dirancang untuk digunakan pada device tertentu seperti pagers dan mobile phone.Java merupakan bahasa pemrogrman yang bersifat case sensitive yang berarti penulisan menggunakan huruf besar ataupun huruf kecil pada kode program dapat berarti lain. Misalnya penulisan "System" akan diartikan berbeda dengan "system" oleh interpreter. Java tidak seperti C++, Java tidak mendukung pemrograman prosedural, tapi mendukung pemrograman berorientasi objek sehingga ada sintaks class pada kode programnya.
read more...

Selasa, 30 Desember 2008

Susah Koneksi Java ke database???? Siapa bilang!!!!!

Beberapa orang yang sedang belajar java mengeluh tentang koneksi java ke database. Kebanyakan dari mereka mengeluh tentang susahnya melakukan koneksi, setting, dan macem-macem lagi deh alasannya.

Itu wajar sayapun mengalaminya waktu pertama kali mempelajari java. Sebenarnya melakukan koneksi dan setting database di java tidak susah.

Trus gimana dong???

Ikuti saja langkah berikut ini.

I. Sebelum melakukan koneksi
Tahap ini adalah tahap yang harus dilakukan sebelum kita mulai menuliskan kode untuk koneksi database.

Sebelum membuat program/aplikasi yang menggunakan koneksi database, terlebih dahulu kita lakukan hal-hal berikut:

1. Siapkan Driver untuk Database yang kita gunakan
Driver ini bisaanya disediakan oleh para pengembang database. Untuk mendownload nya silahkan download langsung di situs resminya.
Contoh: untuk driver MySQL bisa di dapatkan di :http://dev.mysql.com/

2. setelah drivernya kita dapatkan, maka langkah selanjutnya adalah setting classpath.
Pelajari lebih lanjut tentang setting classpath di sini: URL ubah Classpath.

3. setelah kedua langkah diatas dilakukan, lanjut ke bgian II.

II. Melakukan koneksi
Untuk melakukan koneksi ke database, sangat mudah. Hanya ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Berikut saya paparkan caranya.

Sebagai contoh saya menggunakan mysql (untuk database lain langkah-langkah yang harus dilakukan sama)

1. Load Driver Database.
Untuk melakukan hal ini gunakan syntax berikut:

Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”); // sesuaikan dengan driver databasenya


2. Koneksi dan Panggil URL databasenya.
Setelah driver databasenya ditentukan, pannggil URL databasenya:
Connection con=DriverManager.getConnection(url, user, password);

url : URL database
user : username database
password : password database

untuk mysql syntaknya dapat diubah menjadi sebagai berikut
Connection con=DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql:http://localhost/table_coba”, “root”, “blackonta”);

3. buat Statement
pada tahap in buat query yang nantinya akan di eksekusi oleh data base:
stmt = conn.createStatement(); // step 4


4. Eksekusi perintah (Bisaanya berupa Statement SQL)
rs = stmt.executeQuery("SELECT * FROM tabel02");


5. Proses Hasil
Pada tahap ini hasil yang di dapat bisa kita proses lebih lanjut, dapat langsung ditampilkan dengan System.out.println(); atau mau ditampilkan di Grid untuk GUI Interface

6. Tutup Koneksi.
Setelah didapatkan hasil yang diinginkan, tutup koneksinya:
stmt.close();
conn.close();

nah ini ada contoh lengkapnya:

---------------------------------------------------------
import java.sql.*;

public class koneksiDB {

public static void main(String[] args) {
Connection conn = null;
Statement stmt = null;
ResultSet rs = null;

try {
Class.forName("org.gjt.mm.mysql.Driver"); // Step 1
} catch (ClassNotFoundException cnfe) {
System.err.println(cnfe);
} catch (Exception E) {
E.printStackTrace();
} // end catch
try {
conn = DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost/coba","root","black");
stmt = conn.createStatement(); // step 4
rs = stmt.executeQuery("SELECT * FROM tabel02");
while (rs.next()) { // step 6
System.out.print(rs.getString("Nomer") + " ");
System.out.print(rs.getString("Judul") + " ");
System.out.print(rs.getString("Pengarang") + " ");
System.out.print(rs.getString("Penerbit") + " ");
System.out.print(rs.getString("harga") + " ");
System.out.println("Oke");
} // while
stmt.close();
conn.close();
} catch(SQLException sqle) {
System.err.println("SQLException : " + sqle.getMessage());
} // end cacth
}
}

---------------------------------------------------------

Cobain deh. Selamat mencoba.
read more...

Masih error kalau koneksi ke database????? Coba deh setting Class Path nya

Masih suka mendapatkan pesan error gini kalo coba koneksi ke database

----------------------------------------------
java.lang.ClassNotFoundException: org.gjt.mm.mysql.Driver
SQLException : No suitable driver found for jdbc:mysql://localhost/coba
----------------------------------------------

Yup, mungkin temen-temen belom setting class pathnya

Waduuh gimana dong???
Gampaaaaang coba deh ikuti langkah langkah berikut:
1. Download driver databasenya trus extract pada directori tertentu, misal e:/driver



2. Klik kanan pada my computer kemudian pilih Properties -> kemudian pilih tab Advance -> Environment Variables



3. pada bagian System Variables, pilih path, kemudian tekan tombol edit:



4. tambahkan path driner yang tadi kita extract pada textedit. Ingat tambahkan ; (titik koma) sebelumnya (Jangan dihapus cukup di tambahkan).



5. nah sekarang klik ok trus tutup dialog properties. Sekarang coba deh

sebenarnya untuk IDE tertentu tidak melakukan hal ini karena dapat dilakukan dengan cara yang lebih mudah.
Untuk setting database pada Netbeans Baca: http://onta-programing.blogspot.com/2008/12/step-by-step-setting-database-di.html
Untuk setting database pada Eclipse Baca: http://onta-programing.blogspot.com/2008/12/setting-driver-database-di-eclipse.html

Ok deh Fren selamat mencoba...
read more...

Irit dalam penggunaan librari, membuat aplikasimu menjadi lebih cepat.

Kalo temen-temen perhatikan, disetiap kode yang blackonta buat selalu menyertakan import library yang panjang, kaya gini nih misalnya:

-----------------------------------------------

import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.JButton;
import javax.swing.JLabel;
import javax.swing.ImageIcon;
import javax.swing.Icon;
import javax.swing.JOptionPane;
import java.awt.Container;
import java.awt.FlowLayout;
import java.awt.event.ActionEvent;
import java.awt.event.ActionListener;

-----------------------------------------------

Koq mesti detail gitu sih, kan kode diatas bias ditulis lebih singkat. Memang kode diatas bias di tulis seperti ini:

-----------------------------------------------

import javax.swing.*;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;

-----------------------------------------------

Lebih singkatkan??,

Sepintas memang lebih singkat dalam penulisan kode, tapi dalam segi efektifitas penulisan kode di atas tidak efektif. Perhatikan beberapa tips berikut:
1. Gunakan Librari sesuai dengan yang digunakan pada aplikasi.
2. Jangan tertipu dengan sedikit banyaknya jumlah baris kode.
3. Jika kita merasa malas menulis banyak kode, kita dapat menggunakan tolls yang ada dan kebanyakan dari tool-tool ini gratis.

Trus bagaimana cara ngirit library teh?, kan susah soalnya library di import di awal program sedangkan aplikasi ditulis setelahnya???.

Gampang-gampang coba deh tips yang ini:
1. jangan dulu import library
2. tuliskan dulu aplikasi kemudian jika dibutuhkan Class tertentu baru deh masukan librarinya. Contoh: jika kita memerlukan JButton, baru masukan javax.swing.JButton; pada bagian atas program.

Bagi yang sedang belajar, ada baiknya memperhatikan hal ini. Karena ini akan berpengaruh pada kinerja dari aplikasi yang kita buat.

Cukup dulu yah tipsnya. Sebenarnya jika menggunakan IDE tertentu hal diatas sudah di akomodasi.
read more...

Setting Driver Database di Eclipse

Setting database merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan, terutama jika kita berencana membuat aplikasi yang menggunkakan database.

Nah kali ini saya coba sedikit berbagi yang saya ketahui.

Setting driver database pada eclipse tergolong mudah, ga percaya???? Ikuti langkah berikut ini:

1. langkah pertama adalah buat project baru. (pelajari cara buat project baru di eclipse di sini).
2. klik kanan pada project kemudian pilih properties.



3. setelah dialog terbuka, pilih java build path, kemudian pilih tab Libraries. Klik pada tombol Add External JARs.



4. Pilih driver yang di akan di gunakan



5. setelah itu maka akan tampak tambahan libraries baru pada dialog box.



6. satulahngkah lagi yang harus diingat, pilih tab Other and Export kemudian centang library baru tersebut. Klik OK



Lho buat apa dicentang????

Fungsinya adalah pada saat kita akan mendestribusikan hasil kerja kita maka otomatis eclipse akan menyertakan library yang kita centang ini. Yang gitu deh kira-kira.

Waktunya mencoba….

Sekarang siap deh untuk bekerja tanpa adlagi pesan error karena driver database yang dimaksud tidak ditemukan ata eror-eror lainnya.

Neeh contonya:



Ya udah sekarang saatnya untuk mencoba sendiri.
read more...

Buat project baru di Eclipse

Bagi temen temen yang udah tau, lewat aja postingan ini..

Membuat project baru di eclipse sangat mudah. Temen-temen bisa ikuti langkah langkah dibawah ini.
1. langkah pertama, pilih file -> new -> project atau dapat langsung memilih toolbar new project, tekan pada tanda panahnya kemudian pilih project


2. kemudian akan keluar dialog seperti dibawah ini



pilih path java kemudian java project. Tekan next

3. setelah itu kita akan di bawa menuju dialog yang satu ini



keterangan:
  1. Nama Project yang kita inginkan
  2. Folder Project, Jika memilih yang pertama maka folder project akan berada pada workspace. Jika memilih option yang kedua maka kita harus menentukan sendiri letak project.
  3. jika kita menginstal lebih dari 5 program java, atau jika dalam komputer kita terdapat dua atau lebih JRE yang terinstall, maka kita dapat memilih untuk menggunakan JRE versi yang kita sukai (setiap versi JRE mempunya kelebihan masing-masing).
  4. jika kita memilih option yang pertama maka file source dan file Class hasil kompilasi akan disatukan. Jika memilih yang kedua, maka sebaliknya.

4. klik next, maka kita akan dibawa menuju dialog yang satu ini,



dialog ini merupakan rincian detail project yang kita buat.

5. klik finish dan project kita telah di tambahkan kedalam workspace.



Yup segampang itu, selamat mencoba.
read more...